Crazing, yang kadang disebut sebagai “retak peta”, adalah pola retak halus acak yang terjadi di permukaan beton pada usia dini ketika permukaan mortar yang belum mengeras mengering lebih cepat daripada beton di bawahnya. Pengeringan di permukaan ini menyebabkan beton di permukaan menyusut lebih cepat dibandingkan beton di bawahnya, sehingga menimbulkan tegangan di permukaan yang menghasilkan pola retak halus “retak peta”. Meskipun retakan ini hanya terjadi di permukaan, retakan ini tidak berbahaya secara struktural dan tidak akan menyebabkan masalah ketahanan. Crazing dapat lebih terlihat ketika slab beton dibangun dalam kondisi cuaca panas, berangin, dan kering. Cara terbaik untuk mencegah retak crazing adalah dengan memahami kondisi dan praktik konstruksi yang memicu pembentukannya sejak awal.
Penyebab Crazing

- Penggunaan campuran dengan slump terlalu tinggi (>5 inci)
- Penyelesaian permukaan terlalu dini, terutama saat air bleed masih ada
- Membawa terlalu banyak partikel halus ke permukaan dengan terlalu banyak menyelesaikan
- Menaburkan semen kering di permukaan untuk mengeringkan air bleed
- Menyemprotkan air dengan kuas untuk membantu penyelesaian
- Memulai curing terlalu lambat atau tidak tepat (misalnya, pembasahan dan pengeringan yang berselang-seling)
Cara Meminimalkan Terjadinya Crazing
- Gunakan beton dengan slump lebih rendah; jangan tambahkan air ke campuran, tetapi sesuaikan slump dengan admixture
- Gunakan beton dengan karakteristik bleed minimal
- Jangan menyelesaikan beton sampai air bleed hilang atau dihilangkan
- Jangan terlalu bekerja pada permukaan untuk mencegah terlalu banyak partikel halus naik ke permukaan
- Mulailah curing segera setelah penyelesaian terakhir; curing terus menerus selama 7 hari tanpa terputus (pembasahan dan pengeringan yang berselang-seling meningkatkan risiko crazing)
- Jika memungkinkan, gunakan hasil akhir dengan sapuan untuk mencegah terlalu banyak menyelesaikan permukaan
- Berhati-hatilah saat menggunakan warna dry-shake. Penyelesaian dry-shake yang berlebihan dengan cetok baja dapat menyebabkan crazing
- Jauhkan knalpot mesin pembakaran dari permukaan beton. Karbonasi dari knalpot dapat menyebabkan penyusutan permukaan, pengelupasan, dan crazing.
Cegah Retak Crazing dengan PERAMAX dan PERAGUARD

Untuk memastikan permukaan beton Anda tetap mulus dan tahan lama, pertimbangkan untuk menggunakan solusi inovatif kami, PERAMAX dan PERAGUARD. PERAMAX dirancang khusus untuk membantu dalam penyelesaian beton dalam kondisi panas dan kering, mengurangi risiko retakan permukaan dengan menghindari pengeringan dini dan penyusutan. PERAGUARD, penguat dan pelindung permukaan canggih kami, semakin meningkatkan daya tahan beton dengan memberikan penghalang yang kuat terhadap tekanan lingkungan dan keausan. Bersama-sama, produk ini menawarkan solusi komprehensif untuk mencegah crazing dan meningkatkan keindahan serta integritas struktural proyek beton Anda. Percayakan pada PERA untuk kualitas dan keandalan di setiap tuangan.




